PAYAKUMBUH - Tim Gugus Tugas Tanggap Darurat Covid-19 Kota Payakumbuh membagikan ribuan masker kepada masyarakat dalam rangka pencegahan penularan Virus Corona di Pusat Perbelanjaan Pasar Payakumbuh, Selasa (14/4).
Tampak Wali Kota Riza Falepi bersama Kapolres AKBP Dony Setiawan, Dandim 0306/50 Kota Letkol Kav. Ferry S Lahe, Kajari Suwarsono SH diwakili Kasi Intel Robby Prasetya, Wakil Ketua DPRD Wulan Denura, Sekda Rida Ananda, serta unsur lainnya seperti BPBD, Satpol PP, Dishub, dan Trantib Pasar.
Wali Kota Riza menyebut selama ini dirinya bersama forkopimda selalu kompak mensosialisasikan kepada masyarakat betapa bahayanya Virus Corona (Covid-19), Riza merasa dengan menghimbau saja tidak cukup, maka harus ada penekanan.
"Kamis besok, bagi siapapun yang ke pasar kalau tidak pakai masker, maka disuruh pulang. Termasuk pedagang kaki lima dilarang berjualan kalau tidak pakai masker, kita tegas-tegas saja sekarang karena ini masalah serius," kata Riza.
Riza menyebut saat ini Payakumbuh masih belum ada warga yang positif Covid-19. Namun di sekelilingnya sudah zona merah semua, di beberapa kota angka positifnya sudah puluhan seperti Padang dan Riau.
Senada dengan Wali Kota, Kapolres AKBP Dony Setiawan, meminta warga jangan anggap enteng bila diminta menggunakan masker, saat ini kampanye memakai masker untuk semua warga sudah dilakukan. Sekarang tinggal warga mengikuti instruksi itu.
"Masker sudah bagi-bagi, sosialisasi itu kadang kala ada tahapannya, ada yang cukup dikasih tau dan ada yang dipaksakan, kita nanti akan melaksanakan patroli tiap hari, tujuannya mengingatkan kepada masyarakat," katanya.
Kapolres juga menyebut akan ada tim gabungan Polres, Kodim, Dishub, Trantib, dan Satpol PP yang akan menarget pedagang dan pengendara yang bandel, yang tidak pakai masker, itu dilakukan untuk mengurangi resiko penularan Covid-19.
Sementara itu, Dandim 0306/50 Kota Letkol Kav. Ferry S Lahe sudah memerintahkan jajarannya agar selalu mendampingi pemko dalam mensosialisasikan pengunaan masker kepada setiap warga.
Editor : Marjeni Rokcalva






