BATUSANGKAR - Kegunan masker menjadi satu barang penting mencegah penularan pandemik Covid-19 sangat dibutuhkan saat ini. Namun fakta di lapangan, barang penutup mulut dan hidung ini sudah sulit dijumpai di pasaran, jika pun ada harganya sangat mahal jauh dari harga sebelumnya.
Menjawab kondisi itu, UPT Balai Latihan Kerja (BLK) BatusangkarDinas PMTSP Naker Tanah Datar Sumbarmemproduksi masker kain dengan kualitas baik yang nantinya diserahkan kepada Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Tanah Datar untuk segera dimanfaatkan sesuai kebutuhan.
Hingga saat ini produksi masker kain itu terus digenjot dengan target 3.000 buah dengan masa pengerjaan 10 hari, 1.000 buah nantinya diserahkan kepada provinsi Sumatera Barat dan 2.000 buah untuk Kabupaten Tanah Datar.
Kepala UPT BLK Batusangkar Aprizal mengatakan produksi masker melibatkan alumninya, di setiap orang diberikan bahan, pembuatannya secara mandiri di rumah mereka masing-masing, bagi yang tidak mempunyai mesin jahit diizinkan bekerja di UPT BLK Batusangkar dengan menerapkan sosial distancing, dan sekali 3 hari mereka menyerahkan hasilnya ke UPT BLK Batusangkar.
"Ini bentuk partisipasi UPT BLK Batusangkar dengan menyediakan masker guna mencegah penularan Covid-19, sebagai kerja kemanusiaan yang memang menjadi tugas bersama, UPT BLK Batusangkar akan selalu siap melanjutkan tugas mulia ini," ujar Aprizal di UPT BLK Batusangkar, Sabtu (4/4/2020).
"Masker diproduksi oleh tenaga terampil alumni UPT BLK Batusangkar, untuk menunjang kinerja, mereka diberikan uang transpor, uang makan, BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan," ujar Zarratul Khairi.
Ia pun menambahkan dengan diproduksinya masker sebagai kebutuhan APD di Tanah Datar dapat terpenuhi terutama untuk petugas yang menjadi garda terdepan menghadapi penularan Covid-19.
"Kita juga berharap UPT BLK Batusangkar mendapatkan perhatian untuk peningkatan sarana dan prasarana dalam pelaksanaan pelatihan dalam rangka menyiapkan tenaga terampil yang memiliki kompetensi," ujar Zarratul Khairi. Hms-Sumbar/BM
Editor :






