IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Satu Warga Mentawai Positif Terpapar Covid-19, Yudas: Warga Jangan Panik

Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet
Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Seorang Warga Kepulauan Mentawai Sumbar yang statusnya masuk dalam Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Dusun Pogari, Desa Goiso Oinan, Kecamatan Sipora Utara, dinyatakan positif Coronavirus Disease 2019 (Covid 19). Ia dinyatakan positif setelah hasil tes swabnya keluar dari laboratorium diagnostik penyakit infeksi, Fakultas Kedokteran Unand, pada 11 April 2020 dengan nomor laboratorium 37.384132. Surat ini sendiri langsung ditandatangani Kepala Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand dokter Andani Eka Putra nomor 63/2020 Maret tanggal 12 April 2020 yang menyatakan pasien 32 23 24 dinyatakan positif.

Hal ini bahkan diperkuat dengan pernyataan resmi Kabiro Humas Setdaprov Sumbar yang Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar Minggu (12/4/2020). Ia menyebutkan, dari 12 tambahan terkonfirmasi positif di Sumbar, ada satu pasien positif Covid-19 dari Mentawai yang saat ini dirawat di RSUD Mentawai Tuapeijat dan pasien positif di Sumbar ini jadi 44 orang.

Menanggapi hal itu, Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet mengajak warga berdoa serta tetap tenang tidak panik.

"Kita harus tetap berdoa, tetap tenang dan tidak panik, mari kita ikuti petunjuk prosedural dari Pemerintah pusat dalam penanganan Covid 19 ini dengan menjaga diri kita," ujar Yudas pada pres conference di Tuapeijat, Minggu (12/4-2020) sebagaimana dilansir sasarainafm.com.

Yudas mengatakan, sebelumnya pasien PDP tersebut datang ke Mentawai karena kampus tempat dia kuliah saat ini sedang ditutup karena pandemi Covid 19 di Indonesia.Terkait itu petugas melakukan isolasi pasien, namun sebelum masa isolasi selama 14 hari terakhir, tim medis melakukan rapid test ternyata pasien positif.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Untuk mengetahui lebih lanjut, apakah pasien benar-benar positif covid 19 atau tidak, kata Yudas pada tanggal 10 April petugas mengirimkan spesimennya di laboratorium diagnostik penyakit infeksi di Fakultas Kedokteran Unand, dan hasilnya ternyata positif mengidap virus corona. Meski demikian pasien tersebut tidak mengalami gejala klinis berat, pasien masih bisa bicara dan main HP atau laptop.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Mentawai, sekaligus juru bicara tim gugus tugas bagian kesehatan, Lahmuddin Siregar menyampaikan bahwa pasien tersebut tetap ditangani oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mentawai, karena gejalanya tidak berat.

"Sesuai protokol kesehatan dari ringan sampai dengan sedang itu dapat dirawat di RSUD dan kita tidak mengirimkan ke Padang karena kondisi yang ada sekarang, kemudian untuk yang lain kita sudah melakukan surveilans kontak dengan PDP dengan masyarakat kita yang sekarang kontak dengan PDP sudah ada dalam daftar kita sebanyak 58 orang," Katanya.

Kepala Pelaksana BPBD Mentawai, sekaligus Sekretaris tim gugus tugas, Novriadi mengatakan, untuk lingkungan terutama di area yang positif pada saat dilakukan penjemputan ke kediaman yang bersangkutan telah dilakukan desinfektan. (Str/MR/Editor)

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH