IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Bupati Peseel Minta Gubernur Sumbar Bebaskan Uang Komite Siswa SMA dan SMK

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Selatan, Suhendri. Foto Humas Pessel
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Selatan, Suhendri. Foto Humas Pessel
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PAINAN - Guna meringankan beban masyarakat khususnya orang tua siswa SMA/SMK, Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, meminta Gubernur Sumatera Barat, membebaskan siswa dari pembayaran uang komite atau iyuran lainnya.

Permintaan pembebasan pembayaran uang komite tersebut disampaikan bupati kepada gubernur, melalui surat Nomor 420/581/Disdikbud-Ps/2020 tanggal 3 April 2020.

"Perekonomian masyarakat melemah akibat penyebaran virus corona, sehingga kebijakan pembebasan siswa dari pembayaran uang komite dan iyuran lainnya sangat diharapkan," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Selatan, Suhendri, di Painan, Jumat (3/4/2020).

Dikatakannya, setiap bulan setiap siswa membayar uang komite di sekolah tingkat SMA dan SMK berkisar Rp 50 ribu sampai Rp 75 ribu.Jika ini dibebaskan tentu akan sangat membantu mereka.

" Kita berharap usulan bupati kepada gubernur untuk pembebasan uang komite dan iyuran lainnya dapat dikabulkan," pintanya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudyaan, mengemukakan bahwa pihaknnya telah, memperpanjang masa pembelajaran di rumah ( Home Learning) selama 14 hari, mulai hari ini Jumat 3 sampai 16 April 2020.

" Benar kita sudah mempanjang masa libur atau home learning selama 14 hari," katanya.

Menurutnya perpanjang masa belajar dirumah disampaikan melalui edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan nomor 420/558/DPK-Sekretariat.01/2020.

Masa libur tersebut bisa diperpanjang sesuai dengan perkembangan penyebaran virus corona di tanah air. RND/Je

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH