IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Deman Tinggi, Sopir Taksi Antar Penumpang ke Dharmasraya Dirujuk ke RSAM Bukittinggi

Taksi yang dikemudikan pasien demam tinggi yang dirujuk ke RSAM Bukittinggi disemprot desinfektan petugas di RSUD Sungai Dareh. Foto E Pangestu
Taksi yang dikemudikan pasien demam tinggi yang dirujuk ke RSAM Bukittinggi disemprot desinfektan petugas di RSUD Sungai Dareh. Foto E Pangestu
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

DHARMASRAYA - Seorang sopir taksi dalam perawatan Tim medis RSUD Sungai Dareh, Dharmasraya Sumbar, terpaksa dirujuk ke RS Achmad Muchtar Bukittinggi, tempat rujukan pasien Covid 19 Sumatera Barat Kamis (02/04/2020).

Dari Informasi yang di kumpulkan, sopir ini membawa Taksi Airport Bim Expres CRS warna Silver Jenis Suzuki Merk Ertiga dengan Nomor polisi BA 1305 QU. Lelaki beinisial MS umur 48 tahun tersebut ke Dharmasraya mengantarkan dua orang penumpang dari daerah Ajung Sarawak Malaysia yang pulang kampung ke Kecamatan Sembilan Koto Kabupaten Dharmasraya.

Dalam perjalanan yang telah pintu masuk Kabupaten Dharmasraya, sopir taksi tersebut mengalami demam panas tinggi dan sesak nafas, dan minta diantarkan ke Rumah Sakit yang terdekat kepada kedua penumpang sekitar jam 03:30 WIB. Dan oleh kedua penumpang diarahkan ke RSUD Sungai Dareh

Tim medis di RSUD Sungai Dareh kemudian merawatnya. Namun karena kondisi demannya, seperti gejala suspect Covid-19, ia terpaksa dirujuk RS Achmad Muchtar Bukittinggi.

Kepala Dinas Kesehatan Dharmasraya, dr. Rahmadian mengatakan memang benar ada sopir taksi resmi dari bandra BIM yang mengantarkan penumpang di Kecamatan Sembilan Koto Kabupaten Dharmasraya, mengalami demam dan di lakukan perawatan rungan isolsi RSUD sungai dareh, setelah di lakukan perawatan terhadap pasien sopir taksi tersebut.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Kemudian pada siang ini sopir taksi tersebut di rujuk ke di rujuk RSUD Ahmad Muchtar Bukittinggi," sebutnya.

Menyangkut data Covid 19 di Kabupaten Dharmasraya PPT (Pelaku Perjalanan daerah Terjangkit) mencapai 2200 orang kemudian Orang Dalam Pemantauan (ODP) 51 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 1 orang.

"Kami menghibau kepada masyarakat mari kita menjaga kesehatan dan patuhi peraturan himbauan pemerintah tentang wabah Covid-19 ini," tegas Kepala Dinas Kesehatan Dharmasraya, dr. Rahmadian. (Eko/MR)

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH