JAKARTA - BUMN PT Pegadaian Indonesia telah menutup 394 outlet di wilayah Provinsi DKI Jakarta, untuk mencegah penyebaran virus corona.
Hal ini dikatakan Direktur Pemasaran & Pengembangan Produk Harianto Widodo Rabu (25/3/2020). Namun, katanya mengungkapkan penutupan outlet ini disertai dengan pengalihan layanan ke cabang-cabang Pegadaian yang besar, sehingga konsumen yang ingin melakukan transaksi masih bisa dilayani.
Terkait dengan dampak penutupan 394 outlet ini, Harianto menjelaskan, dampak jelas akan terasa namun ia belum bisa memberikan gambaran karena penutupan baru dilakukan beberapa hari. Ia menjelaskan, dampak terbesar yang mungkin akan dialami Pegadaian adalah dari bisnis gadai, karena untuk transaksi ini konsumen perlu datang langsung ke outlet membawa barang gadai.
"Effort kami saat ini adalah menyiapkan relaksasi, seperti instruksi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan imbauan pemerintah agar dampak pandemi corona tidak makin buruk bagi masyarakat," ujar Harianto sebagaimana dilansir dari katadata.co.id. Editor/MR
Sumber: katadata.co.id
Editor : Berita Minang






