"Berdasarkan simulasi daftar 25 nama (kandidat bupati yang dilakukan (terhadap responden) dengan semi terbuka, Darman Sahladi paling tinggi dukungannya, mencapai 20 %. Kemudian, Irfendi Arbi (14 %), Rizki Kurniawan (7 %), Ferizal Ridwan (7 %), dan Maskar Musdar Dt Pobo (5,9 %). Nama lain, lebih sedikit, di bawah 5 %. Sementara, (responden) belum menyebutkan nama, 16,3 %," beber Hendro Prasetyo.
Selain melakukan simulasi daftar 25 nama semi terbuka, tim Indikator Politik Indonesia juga melakukan simulasi tertutup terhadap responden, dengan menyodorkan 8 nama hingga 2 nama. Berdasarkan simulasi tertutup ini, Darman Sahladi selalu unggul, dengan dukungan berkisar 25-36 %, tergantung jumlah dan nama yang dikombinasikan.
"Namun, massa mengambang masih lebih banyak. Pesaing terdekatnya (pesain terdekat Darman Sahladi-red) saat ini ialah Irfendi Arbi, dengan dukungannya berkisar 21-34 %, tergantung jumlah dan nama yang dikombinasikan," kata Hendro Prasetyo.
Sementara itu, Darman Sahladi kepada wartawan mengaku sudah mengetahui hasil survei Indikator Politik Indonesia terkait dengan Pilkada Limapuluh Kota. "Kita tahulah, Indikator adalah lembaga survei yang berpengalaman, kredibel, dan independen. Ini bisa dilihat dari kemampuan Indikator melakukan hitungan cepat dalam Pemilu dan Pilkada yang mendekati real count," kata Darman Sahladi.
Med
Editor : Marjeni Rokcalva






