Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kota Payakumbuh melalui Sekretaris Dishub Yulhendri menegaskan hasil pembahasan Forum LLAJ belum menjadi keputusan final.
Pemerintah akan terlebih dahulu mengecek kondisi lapangan dan melakukan simulasi sebelum menerapkan rekayasa lalu lintas.
"Kita ingin setiap keputusan benar-benar berdasarkan kondisi lalu lintas di lapangan, termasuk dampaknya terhadap keselamatan dan aktivitas masyarakat," ujarnya.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Kabid Keselamatan dan Operasional Dinas Perhubungan Kota Payakumbuh Finto Handayana Putra mengatakan bukaan median di depan SPBU Parit Rantang dan Lapas/Ramayana masih berstatus usulan penutupan. Manuver kendaraan untuk berputar balik di kedua lokasi tersebut dinilai berpotensi mengganggu arus lalu lintas, terutama pada jam sibuk."Penutupan median menjadi salah satu opsi yang kita siapkan untuk diuji di lapangan," katanya.
Editor : Medio Agusta






