IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Gubernur Sumbar Mahyeldi: PKK Harus Hadir Menjawab Persoalan Keluarga dan Masyarakat

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah membuka Jambore Kader PKK ke-XXII sekaligus Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Istana Bung Hatta, Kota Bukittinggi, Rabu (2/9/2026). Foto: Biro Adpim Sumbar
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah membuka Jambore Kader PKK ke-XXII sekaligus Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Istana Bung Hatta, Kota Bukittinggi, Rabu (2/9/2026). Foto: Biro Adpim Sumbar
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Lebih jauh, Mahyeldi menegaskan bahwa penguatan keluarga merupakan bagian penting dari pelaksanaan 10 Program Pokok PKK. Keluarga yang kuat, sehat, dan memiliki ketahanan sosial diyakini akan menjadi fondasi dalam mencegah dan meminimalisasi berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

“Kalau masing-masing kita, pengurus PKK sampai kepada kelompok Dasawisma betul-betul menjalankan 10 Program Pokok PKK, kita yakin hal-hal yang terjadi pada saat ini, apakah itu narkoba, pergaulan bebas, LGBT yang ada di daerah kita, kita bisa meminimalisir,” katanya.

Gubernur mengingatkan agar penguatan karakter keluarga senantiasa berlandaskan nilai-nilai agama dan budaya yang menjadi jati diri masyarakat Minangkabau. “Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah, syarak mangato adat mamakai,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Sumbar, Harneli Mahyeldi mengatakan HKG PKK ke-54 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen seluruh jajaran PKK dalam mengoptimalkan 10 Program Pokok PKK sekaligus mendukung pembangunan menuju Indonesia Emas 2045. Ia menegaskan bahwa keluarga merupakan unit terkecil masyarakat yang memiliki peran besar dalam membentuk kualitas dan karakter bangsa.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
“Gerakan PKK harus kembali meneguhkan jati dirinya dengan memperkuat dan mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi utama pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga,” ujar Harneli.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mahyeldi menyerahkan Piagam Penghargaan Adhi Bhakti Utama dari Ketua Umum TP PKK kepada Erma Yunita, S.Sos., atas karya bakti dan pengabdiannya selama 25 tahun atau lebih secara terus-menerus sebagai kader/pengurus TP PKK di Provinsi Sumbar. Jambore yang berlangsung pada 1–3 September 2026 tersebut juga diisi penandatanganan MoU TP PKK dengan BNNP Sumbar, pemberian bantuan kepada 100 kader PKK dan masyarakat kurang mampu melalui kerja sama dengan BAZNAS Sumbar, serta berbagai lomba dan kegiatan peningkatan kapasitas kader.

Melalui Jambore dan HKG PKK ke-54 ini, Mahyeldi berharap gerakan PKK semakin kuat, inovatif, dan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi keluarga dan masyarakat. “Mari kita perkuat sinergi dan kolaborasi, sehingga 10 Program Pokok PKK benar-benar dapat dirasakan manfaatnya dalam mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, sejahtera, dan berkualitas,” pungkasnya. (adpsb/rmz/bud)

Editor : Marjeni Rokcalva
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH