"Ananda semua adalah contoh bagi teman-teman dan sekolah. Ikrar yang sudah dibacakan jangan ditinggalkan. Laksanakan dalam kehidupan sehari-hari dengan menjaga persatuan dan memberikan yang terbaik untuk bangsa. Hati-hati menggunakan media sosial, jangan mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak benar,"ujar Wako.
Selain itu ,Wako juga menjelaskan bahwa, pendidikan dan pelatihan Paskibraka membentuk kemampuan teknis sekaligus wawasan kebangsaan, karakter, disiplin dan semangat persatuan. la berharap nilai-nilai tersebut terus diterapkan setelah masa tugas berakhir serta menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan dan menghadapi masa depan.
Sebanyak 54 orang Paskibraka Bukittinggi telah dikukuhkan, terdiri dari 28 pelajar putra dan 26 pelajar putri. Mereka mengemban amanah untuk mengibarkan bendera pusaka merah putih yang hanya ada tiga di Indonesia, yakni di Jakarta, Bukittinggi dan Yogyakarta.( yus)
Editor : Medio Agusta






