IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Dosen UNP Kembangkan Komik Digital Mitigasi Bencana bagi Anak

Siswa SDN 01 Bungo Pasang, Koto Tangah, Padang saat membaca simulasi Komik Digital. (Foto: Istimewa)
Siswa SDN 01 Bungo Pasang, Koto Tangah, Padang saat membaca simulasi Komik Digital. (Foto: Istimewa)
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Padang (UNP) mengembangkan komik digital sebagai sarana edukasi mitigasi bencana hidrometeorologi bagi anak-anak di sekolah yang berada di kawasan rawan bencana. Program tersebut dilaksanakan di SD Negeri 01 Bungo Pasang, Kota Padang, Jumat (7/8/2026), untuk meningkatkan literasi dan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi bencana.

Kegiatan pengabdian bertajuk “Komik Digital Berbasis Mobile untuk Meningkatkan Literasi dan Kesiapsiagaan Mitigasi Bencana Hidrometeorologi pada Anak di Nagari Rawan Bencana” tersebut dipimpin oleh Dr. Mahesi Agni Zaus sebagai ketua tim pengabdi. Program ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Kelompok Siaga Bencana (KSB) yang diketuai oleh Yuliasman, S.Sos.

Melalui program ini, siswa diperkenalkan pada berbagai ancaman bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi di lingkungan sekitar, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan cuaca ekstrem. Materi disampaikan melalui komik digital yang dapat diakses menggunakan telepon pintar dan perangkat mobile sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik dan mudah dipahami anak-anak.

Kepala SD Negeri 01 Bungo Pasang, Yuni Hayati Putri, S.Pd.SD, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, edukasi kebencanaan perlu diberikan kepada siswa sejak dini, terlebih sekolah berada di lingkungan yang memiliki potensi risiko bencana.

Penggunaan media digital, lanjutnya, menjadi salah satu pendekatan yang dapat membuat materi kebencanaan lebih dekat dengan kehidupan siswa. Anak-anak tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga dapat memahami langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Sebagai narasumber, Dr. Andrian memberikan edukasi mengenai pentingnya mengenali potensi bencana dan memahami langkah penyelamatan diri. Siswa diajak mengenali tanda-tanda bahaya, memahami tindakan yang perlu dilakukan saat bencana terjadi, serta mengetahui pentingnya tetap tenang dan mengikuti arahan ketika berada dalam kondisi darurat.

“Pendidikan kebencanaan harus dimulai sejak dini agar anak-anak memiliki kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan dasar dalam menghadapi bencana. Penyampaian materi melalui komik digital menjadi pendekatan yang lebih menarik dan mudah dipahami oleh peserta didik,” ujar Dr. Andrian.

Ketua KSB Yuliasman, S.Sos., mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan bersama tim pengabdi UNP. Menurutnya, kerja sama antara perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, terutama anak-anak yang tinggal di wilayah dengan risiko bencana.

Sementara itu, Dr. Mahesi Agni Zaus menjelaskan bahwa komik digital dikembangkan sebagai media edukasi yang interaktif dan dekat dengan kehidupan sehari-hari anak. Cerita dan ilustrasi dalam komik dirancang untuk membantu siswa memahami materi mitigasi bencana dengan cara yang sederhana dan menyenangkan.

“Kami ingin materi tentang kebencanaan tidak hanya disampaikan dalam bentuk penyuluhan, tetapi juga dapat dipelajari kembali oleh anak-anak melalui media yang dekat dengan keseharian mereka,” jelasnya.

Editor : Marjeni Rokcalva
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH