Menurut Mahyeldi, perjalanan PDRI yang berlangsung selama 207 hari merupakan bukti kegigihan para pejuang dalam mempertahankan pemerintahan dan kedaulatan Indonesia melalui perjuangan bergerilya di berbagai wilayah Sumbar hingga Riau.
Karena itu, Pemprov Sumbar terus mendorong agar nilai-nilai sejarah perjuangan tersebut diwariskan kepada generasi muda. Salah satunya dengan memperkuat pembelajaran sejarah di sekolah dan mendorong pemanfaatan situs-situs bersejarah sebagai bagian dari destinasi pembelajaran bagi peserta didik.
Dalam konteks tersebut, Gubernur menilai IKA Lemhannas memiliki potensi besar untuk menjadi mitra strategis Pemprov Sumbar dalam memperkuat pendidikan kebangsaan dan kepemimpinan generasi muda.
“Memang sangat perlu hal seperti itu, karena kepala daerah berasal dari profesi dan latar belakang yang sangat berbeda. Mereka perlu pembekalan sebelum bertugas,” ujarnya.
Editor : Marjeni Rokcalva






