IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Baru 2 Persen Warga Bukittinggi yang telah melakukan sensus penduduk online

 Baru 2 Persen Warga Bukittinggi yang telah melakukan sensus penduduk online
Baru 2 Persen Warga Bukittinggi yang telah melakukan sensus penduduk online
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

BUKITTINGGI - Kendati telah di-launching beberapa minggu lalu, ternyata sampai Selasa 3/3 baru 2 persen warga Bukittinggi yang telah melakukan sensus penduduk online.

Warga Bukitinggi masih belum aktif melakukan sensus penduduk daring (online).

Per-Selasa (03/03), jumlah persentase penduduk yang telah melaksanakan sensus daring tersebut baru mencapai angka 2 %.

Data itu disampaikan langsung Kepala BPS Kota Bukittinggi, Muklis saat dimintai keterangannya Selasa (03/03).

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Menurut data, pemakaian internet di Bukittinggi cukup tinggi, mencapai angka 67 % dari keseluruhan penduduk. Karena itulah diambil target 47.900 KK yang bisa melakukan sensus penduduk daring yaitu 15 %. Sementara jumlah penduduk sendiri mencapai 123.000 KK menurut data Disdukcapil. Faktor kemauan dari penduduk untuk segera melakukan pencacahan daring, menurut Mukhlis bisa jadi kendala. Seperti sarana prasarana yang dimiliki, faktor keengganan untuk segera melaksanakan atau juga karena kebiasaan masyarakat yang suka menunda-nunda sesuatu, ungkap Mukhlis.

Sementara terkait sosialisasi, saat diambil sampel kepada masyarakat, ternyata masyarakat sudah tahu ada sensus online ini.

Untuk mendongkrak pencapaian target, BPS menurut Mukhlis telah melakukan berbagai terobosan, seperti melakukan pendekatan dengan berbagai SKPD yang berhubungan dengan kegiatan masyarakat, contohnya Dinas Sosial, Dinas P3APPKB dan Dukcapil sendiri.

Sensus daring masih berlangsung sampai tanggal 31 Maret 2020. Jika ada kendala, bisa dilaporkan ke Sekretariat BPS atau juga bisa ke pojok Sensus di Dinas Dukcapil.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH