Manaiakan Siriah di Nagari Koto Panjang Lamposi, Mambangkik Tradisi Adat Salingka Nagari 2026

Manaiakan Siriah di Nagari Koto Panjang Lamposi, Mambangkik Tradisi Adat Salingka Nagari 2026
Manaiakan Siriah di Nagari Koto Panjang Lamposi, Mambangkik Tradisi Adat Salingka Nagari 2026
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Ia mengatakan pelestarian tradisi merupakan upaya menjaga jati diri masyarakat agar tidak tergerus perkembangan zaman. Karena itu, Pemerintah Kota Payakumbuh terus mengoptimalkan peran lembaga adat, seperti LKAAM, Kerapatan Adat Nagari (KAN), dan Bundo Kanduang, dalam menjaga keberlangsungan nilai-nilai budaya.

Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah yang menempatkan adat dan agama sebagai fondasi kehidupan masyarakat Minangkabau.

"Adat dan agama tidak dapat dipisahkan karena keduanya saling menguatkan dalam membentuk masyarakat yang berakhlak, berbudaya, dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur," katanya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
Nofriwandi juga mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk aktif mengikuti berbagai kegiatan adat sebagai bentuk kepedulian terhadap warisan budaya sekaligus menjaga jati diri masyarakat Minangkabau.

"Jangan sampai perkembangan zaman mengikis jati diri kita sebagai urang Minang yang menjunjung tinggi adat, sopan santun, dan nilai-nilai keagamaan," ujarnya.

Penulis / Wartawan:
Editor: Medio Agusta

Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Medio Agusta dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh Medio Agusta sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH