Untuk mendukung upaya tersebut, Pemerintah Kota Payakumbuh juga mendorong penyusunan aturan adat tertulis di tingkat nagari sebagai pedoman dalam menjaga keberlangsungan tradisi.
"Aturan tersebut bukan untuk membatasi, tetapi menjadi pedoman agar adat tetap terpelihara, memiliki arah yang jelas, dan dapat diwariskan secara berkelanjutan kepada generasi mendatang," ujarnya.
Ia juga mengajak generasi muda, termasuk Karang Taruna, agar terlibat aktif dalam setiap kegiatan adat sehingga proses pewarisan nilai-nilai budaya dapat berlangsung secara berkesinambungan.
Puncak kegiatan ditandai dengan peragaan prosesi adat "Manjopuk Sumando di Nagori Limbukan" yang diperankan niniak mamak setempat. Prosesi tersebut menjadi sarana edukasi bagi masyarakat dan wisatawan untuk mengenal tata cara adat pernikahan Minangkabau, sekaligus menarik perhatian pengunjung yang hadir.
Editor : Medio Agusta






