Menurutnya, setiap nagari memiliki kekayaan tradisi yang layak diperkenalkan kepada masyarakat luas sehingga dapat menjadi daya tarik wisata sekaligus memperkuat identitas daerah.
"Melalui program Mambangkik Tradisi Adat Salingka Nagari, kita tidak hanya melestarikan warisan budaya seperti prosesi Manjopuk Sumando, tetapi juga menjadikannya sebagai daya tarik wisata yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat," kata Elzadaswarman.
Ia menambahkan, posisi Kota Payakumbuh sebagai daerah perlintasan membuat arus modernisasi berkembang sangat cepat. Karena itu, pelestarian adat menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga nilai-nilai budaya sekaligus membentuk karakter generasi muda.
Menurutnya, kolaborasi seluruh unsur masyarakat menjadi kekuatan utama dalam memastikan tradisi Minangkabau tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Editor : Medio Agusta






