"Melalui Dialog Kota Tangguh ini, kami memperoleh banyak perspektif dan pengalaman dari berbagai daerah dalam membangun kota yang adaptif, tangguh, dan berkelanjutan. Berbagai gagasan dan inovasi yang berkembang menjadi referensi berharga untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan publik di Kota Payakumbuh," ujarnya.
Menurut Zulmaeta, setiap daerah memiliki tantangan yang relatif sama sehingga kolaborasi menjadi kunci untuk menghasilkan kebijakan yang lebih efektif dan berdampak luas bagi masyarakat.
"Semangat yang dibangun dalam Rakernas APEKSI adalah semangat kebersamaan. Tidak ada kota yang berjalan sendiri. Dengan saling berbagi pengalaman, kita dapat menghadirkan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," katanya.
Melalui forum tersebut, Pemerintah Kota Payakumbuh juga memperluas jejaring kerja sama dengan pemerintah kota lain untuk mendukung percepatan pembangunan daerah, sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan inovasi, tata kelola pemerintahan, dan pelayanan publik.
Editor : Medio Agusta






