Bonus demografi Indonesia hanya akan menjadi kekuatan apabila dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang dimulai dari keluarga, ujarnya.
“Hari Keluarga Nasional bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk merefleksikan kembali apakah keluarga kita telah menjadi tempat bernaung yang aman, tangguh dan mampu melahirkan generasi pemenang. Bonus demografi yang dimiliki Indonesia hanya akan menjadi kekuatan apabila dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang dimulai dari keluarga,” katanya.
Advertisement
Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
Syaiful Efendi menambahkan, penguatan kesehatan melalui pencegahan stunting, pendidikan karakter dan ketahanan mental harus menjadi perhatian bersama. Selain itu, peran ayah dalam pengasuhan anak juga sangat penting, karena kehadiran fisik dan kedekatan emosional ayah menjadi fondasi bagi tumbuhnya generasi yang tangguh, berkarakter dan siap menghadapi tantangan masa depan, pungkasnya.( yus)
Penulis / Wartawan: Yusrizal
Editor: Medio Agusta
Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Yusrizal dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh Medio Agusta sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).





