IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

BNPB: Korban Meninggal Gempa M6,7 di Sigi Sulteng Tiga Orang

Direktur Penanganan Darurat Wilayah I BNPB Agus Riyanto  berkoordinasi dengan BPBD dan instansi terkait di lokasi terdampak Desa Kamaroa, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah (17/6). Foto: Humas BNPB
Direktur Penanganan Darurat Wilayah I BNPB Agus Riyanto berkoordinasi dengan BPBD dan instansi terkait di lokasi terdampak Desa Kamaroa, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah (17/6). Foto: Humas BNPB
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Pemerintah Kabupaten Sigi telah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari sejak tanggal kejadian dan menunjuk Wakil Bupati Sigi sebagai Komandan Satuan Tugas Penanganan Darurat. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah tengah memproses penetapan status tanggap darurat tingkat provinsi.

Dalam mendukung penanganan darurat, BNPB terus melakukan pendampingan kepada BPBD Kabupaten Sigi serta menyalurkan bantuan logistik berupa tiga unit tenda pengungsi, 50 unit tenda keluarga, 150 paket sembako, 150 lembar matras, 150 lembar selimut, dan 100 unit kasur lipat.

Selain itu, personel TNI dan Polri turut membantu pembersihan puing bangunan, distribusi logistik, serta dukungan operasional di lapangan. Pemerintah daerah bersama BPBD dan berbagai pihak juga terus melakukan pendataan by name by address untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi secara tepat sasaran.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap percepatan penanganan darurat, Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., segera bertolak ke lokasi terdampak gempa di Kabupaten Sigi pada Jumat (19/6). Kehadiran Kepala BNPB di lokasi bertujuan untuk memastikan penanganan darurat serta koordinasi lintas instansi berjalan optimal dan efektif, melihat langsung kondisi masyarakat terdampak, serta mengidentifikasi berbagai kebutuhan dasar yang diperlukan oleh masyarakat di lapangan.

Sebelumnya, Tim Reaksi Cepat BNPB dipimpin oleh 2 orang pejabat Es2 dari Kedeputian Tanggap Darurat sudah lebih dahulu berada di lokasi dengan membawa logistik awal untuk mendukung masyarakat terdampak.

Editor : Marjeni Rokcalva
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH