“Sejarah Bukittinggi yang disampaikan Bapak Wali Kota tadi, luar biasa. Mungkin orang Indonesia sendiri tidak banyak yang tahu. Apalagi masyarakat luar negeri. Nah ini akan menambah daya tarik, tapi kita dorong, story nya itu disiapkan dalam bahasa asing, Bahasa Inggris, Bahsa Jepan dan bahasa lainnya,” tambah Kartini.
Sementara Wako Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan apresiasi atas kedatangan Dubes RI untuk Jepang ke Kota Bukittinggi.
Wako menjelaskan, kondisi dan sejarah Bukittinggi yang pernah menjadi pusat Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) pada tahun 1948 lalu. Sudah sepatutnya, Bukittinggi diperjuangkan sebagai salah satu Daerah Khusus di Indonesia, ujar Wako.
Lebih lanjut, Wako menyampaikan, Sumatra Barat memiliki potensi besar bidang pariwisata. Bukittinggi jadi salah satu daerah yang menjadi magnet pengunjung ke Sumbar, karena memiliki daya tarik wisata yang mencakup wisata alam, budaya dan sejarah
Editor : Medio Agusta






