“Masyarakat Jepang butuh kepastian dan perencanaan untuk berkunjung ke suatu daerah, terutama untuk liburan. Mereka butuh informasi sederhana terkait fasilitas umum yang bersih dan nyaman.
Untuk itu, Nurmala Kartini Sjahrir menyarankan
Pemko Bukittinggi untuk bekerjasama dengan tour and travel, dalam rangka menyiapkan materi promosi pariwisata, terkait perencanaan perjalanan para wisatawan. Sehingga orang asing yang datang ke Sumbar khususnya ke Bukittinggi, bisa mendapat informasi yang jelas dari awal.
Masyarakat Jepang sangat peduli dan teliti dengan toilet, termasuk kebersihan dan porsi atau rasa dari makanan,ungkapnya.
Sejarah Kota Bukittinggi ini, menurut Kartini, sangat menarik bagi warga luar negeri, khususnya Jepang. Untuk bisa dijual ke luar, cerita sejarah itu, diharapkan bisa disiapkan atau dipaparkan dengan sejumlah bahasa asing.
Editor : Medio Agusta






