Karena itu, ia mengajak seluruh unsur masyarakat mulai dari niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, Bundo Kanduang hingga generasi muda untuk terus bersinergi menjaga dan mewariskan tradisi yang menjadi identitas daerah.
“Jangan sampai perkembangan zaman mengikis jati diri kita sebagai urang Minang. Tradisi yang diwariskan para pendahulu harus tetap hidup, dikenal, dan diteruskan oleh generasi berikutnya,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh, Ketua LKAAM Kota Payakumbuh, Camat Payakumbuh Timur, Lurah Balai Jariang, KAN 10 Nagori, Bundo Kanduang, serta tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya. (Do)
Penulis / Wartawan: Medio Agusta
Editor: Medio Agusta





