Guncangan dirasakan cukup kuat selama 3 hingga 4 detik di Kabupaten Kepulauan Sangihe yang sempat memicu kepanikan warga setempat, sementara intensitas sedang dirasakan warga Kabupaten Minahasa Utara selama 3 hingga 4 detik serta warga Kota Manado selama 2 hingga 3 detik.
Adapun di Kabupaten Kepulauan Talaud, dampak guncangan dirasakan dengan intensitas lemah selama 2 hingga 3 detik, di mana seluruh jajaran BPBD di wilayah-wilayah tersebut hingga saat ini masih bersiaga dan terus melakukan monitoring intensif terhadap dampak kerusakan pasca-gempa.
Meskipun anomali tinggi muka air laut yang terdeteksi sejauh ini masih dalam kategori minor, BNPB mengimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah pesisir dengan status “Siaga” dan “Waspada”, mulai dari pesisir Sulawesi Utara, Maluku Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, hingga Kalimantan Timur, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan penuh.







