Kenaikan Muka Air Laut Terdeteksi Pasca Gempa M 7,7 Sulawesi Utara

Ilustrasi.
Ilustrasi.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Guncangan dirasakan cukup kuat selama 3 hingga 4 detik di Kabupaten Kepulauan Sangihe yang sempat memicu kepanikan warga setempat, sementara intensitas sedang dirasakan warga Kabupaten Minahasa Utara selama 3 hingga 4 detik serta warga Kota Manado selama 2 hingga 3 detik.

Adapun di Kabupaten Kepulauan Talaud, dampak guncangan dirasakan dengan intensitas lemah selama 2 hingga 3 detik, di mana seluruh jajaran BPBD di wilayah-wilayah tersebut hingga saat ini masih bersiaga dan terus melakukan monitoring intensif terhadap dampak kerusakan pasca-gempa.

Meskipun anomali tinggi muka air laut yang terdeteksi sejauh ini masih dalam kategori minor, BNPB mengimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah pesisir dengan status “Siaga” dan “Waspada”, mulai dari pesisir Sulawesi Utara, Maluku Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, hingga Kalimantan Timur, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan penuh.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
Mengingat frekuensi gempa susulan bermagnitudo besar masih terus terjadi dalam rentang waktu yang berdekatan, warga diminta untuk tetap berada di titik lokasi yang aman, menjauhi area pantai serta struktur bangunan yang retak, dan selalu mematuhi instruksi serta pemutakhiran informasi resmi dari petugas BPBD setempat dan instansi terkait. (R)

Penulis / Wartawan:
Editor: Marjeni Rokcalva

Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Berita Minang dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh Marjeni Rokcalva sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH