" Pembangunan tidak cukup hanya menghadirkan sarana fisik, melainkan juga harus memperkuat nilai spiritual, pendidikan, serta pengembangan potensi generasi muda." lanjut Menteri Yandri.
Menurutnya, model pembangunan yang mengintegrasikan masjid, pesantren, dan pengembangan bakat olahraga di tingkat desa harus menjadi percontohan nasional.
Desa, tegasnya, bukan sekadar berbicara soal infrastruktur, tetapi juga tentang bagaimana menyiapkan generasi muda yang beriman, berilmu, dan berprestasi.
Selain itu, ia mengungkapkan alasan intensitas kunjungannya ke Sumatera Barat. Menurutnya, daerah tersebut memiliki sejarah panjang dalam melahirkan tokoh-tokoh bangsa yang berkontribusi besar terhadap pembangunan nasional, termasuk Muhammad Hatta dengan gagasannya tentang ekonomi kerakyatan dan demokrasi desa.
Editor : Medio Agusta






