PADANG - Semoga kita setelah selesai bulan Ramadan, semoga kita berharap dapat pengampunan dari Allah dan janganlah kita sia-sia dalam beribadah selama bulan Ramadan.
Demikian disampaikan oleh Rektor Universitas Negeri Padang, yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan, Umum dan Usaha, Prof. Dr. Ir. Remon Lapisa, S.T., M.T., M.Sc. dalam sambutannya pada kegiatan Subuh Mubarak yang dilaksanakan pada Jumat (3/4) bertempat di Masjid Raya Al-Azhar Kampus UNP Air Tawar Padang.
"Pada Minggu dan Senin esok Universitas Negeri Padang akan menyelenggarakan kegiatan Wisuda dan pada Selasa akan dilaksanakan kegiatan pengukuhan guru besar. Selain itu, Universitas Negeri Padang pada pertengahan tahun ini akan melaksanakan akreditasi dan diharapkan memperoleh akreditasi unggul," jelas Prof. Dr. Ir. Remon Lapisa, S.T., M.T., M.Sc.
Pada kesempatan itu, Prof. Dr. Ir. Remon Lapisa, S.T., M.T., M.Sc. menyampaikan terima kasih kepada Ustaz Asdi Wirman, S.Pd.I., M.Pd. sebagai penceramah pada kegiatan Subuh Mubarak yang diselenggarakan oleh Fakultas Pariwisata dan Perhotelan pada Jumat pagi ini.
Kegiatan Subuh Mubarak yang diselenggarakan setiap Jumat pagi dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor, Kepala Lembaga, Direktur, Dekan, Direktur Sekolah, Wakil Dekan, Wakil Wakil Direktur, Kepala Departemen, Koordinator Program Studi, Kepala UPT, mahasiswa, dan sivitas akademika Universitas Negeri Padang.
Ustaz Asdi Wirman, S.Pd.I., M.Pd. melalui ceramahnya bertopik "Istiqamah Menjaga Fitrah" menyampaikan bahwa Allah dalam Surat Ar-Rum ayat 30 yakni Maka, hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Islam sesuai) fitrah (dari) Allah yang telah menciptakan manusia menurut (fitrah) itu. Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah (tersebut). Itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.
"Allah memerintahkan manusia untuk berpegang teguh pada agama Islam yang lurus, yang sesuai dengan fitrah penciptaan manusia oleh Allah. Ayat ini menegaskan bahwa fitrah Allah tidak berubah, namun kebanyakan manusia tidak mengetahui hal tersebut," jelas Ustaz Asdi Wirman, S.Pd.I., M.Pd.
Pada kesempatan itu Ustaz Asdi Wirman, S.Pd.I., M.Pd. menjelaskan Istiqamah maknanya hendaklah kamu berada di tempat kamu yang dalam artian adalah konsisten dalam pendirian kita dan pendirian itu adalah fitrah.
"Fitra Allah itu adalah tauhid dan manusia haruslah Istiqamah dalam ketauhidan tersebut. Kita berdoa dalam salat kita yakni Aku menghadapkan wajahku kepada Allah yang menciptakan langit dan bumi dengan lurus (hanif), dan aku bukan termasuk orang-orang musyrik. Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanya untuk Allah, Rabb semesta alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Dengan itulah aku diperintahkan, dan aku termasuk orang-orang yang berserah diri (muslim)," tukuk Ustaz Asdi Wirman, S.Pd.I., M.Pd.
Lebih lanjut Ustaz Asdi Wirman, S.Pd.I., M.Pd. mengemukakan bahwa Allah dalam Surah Al-An'am ayat 79menegaskan tauhid Nabi Ibrahim AS yang menghadapkan wajah hanya kepada Allah, pencipta langit dan bumi, serta berlepas diri dari kemusyrikan.
Kata Ustaz Asdi Wirman, S.Pd.I., M.Pd., mendirikan Ramadhan dengan iman dan ikhlas adalahkunci pengampunan dosa, yang diwujudkan dengan berpuasa dan salat malam (qiyamul lail) berdasarkan keyakinan akan kewajiban dari Allah serta mengharap pahala-Nya (ihtisab), bukan karena riya' atau kebiasaan. "Ikhlas berarti memurnikan ibadah hanya untuk Allah, menjadikan Ramadhan "madrasah" untuk meraih takwa," tambah Ustaz Asdi Wirman, S.Pd.I., M.Pd.
"Dalam surat Al-Baqarah ayat 186, Allah menyampaikan bahwa Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku Kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran," jelas Ustaz Asdi Wirman, S.Pd.I., M.Pd. (ET)






