Ziarah itu dimulai dari Makam Tuanku Salim Malin Kuniang sekitar pukul 08:30. Dan berakhir di Makam Tuanku Ujuang Tanjuang sekitar pukul 11:30. Jarak tempuh sekitar tiga kilometer saja.
Dikatakan, para ulama yang makamnya diziarahi itu hidup berbeda zaman. Yang tertua adalah Tuanku Alirumin yang meninggal sekitar pertengahan abad ke 16. Beliau ulama tertua di Padang Magek. Sedangkan yang muda Tuanku Anwar Sutan Marajo yang meninggal tahun 2014 lampau.
Dalam ziarah itu pula kesempatan untuk bermaaf maafan, antara santri darul ulum dengan warga masyarakat yang hadir. Buya H Jakfar mengingatkan, menjelang bulan puasa ini, kesempatan bagi kita semua untuk membersihkan diri dari berbagai kesalahan yang disengaja dan yang tidak disengaja.
"Ulama itu adalah penerus ajaran, perilaku, dan ilmu Rasulullah. Menziarahi mereka dianggap mengambil berkah dari keilmuan dan kesalehan yang bersumber dari Rasulullah," kata Buya Jakfar. (AS/BM)
Editor : EditorBeritaMinang






