Buya Gusrizal juga menegaskan penerapan lima prinsip utama syariah harus menjadi landasan dalam pengembangan ekonomi syariah di lembaga tersebut.
“BPRS Jam Gadang hari ini sudah menjadi bagian penting dari perekonomian, bukan hanya untuk Bukittinggi, tetapi juga untuk Sumatera Barat. Lima prinsip syariah harus benar-benar dijaga dan dikedepankan. Gedung boleh megah, namun yang paling utama adalah semangat serta konsistensi untuk tetap berjalan di jalan Allah. Mudah-mudahan BPRS Jam Gadang terus berada di garda terdepan dalam menguatkan ekonomi syariah,” tegas Ketua DPS PT. BPRS Jam Gadang, Buya Gusrizal Gazahar.
Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas diresmikannya gedung baru BPRS Jam Gadang.
“Alhamdulillah perkembangan BPRS Jam Gadang sangat pesat. Saat ini aset BPRS Jam Gadang telah mencapai Rp135 miliar dengan NPL sebesar 0,2 persen, yang menunjukkan kondisi bank sangat sehat. Dengan hadirnya gedung kantor baru, kami berharap kepercayaan pemegang saham dan kenyamanan nasabah semakin meningkat, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal. Ke depan, kami optimistis BPRS Jam Gadang mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah,” katanya.
Editor : Medio Agusta






