Ia pun mengetuk nurani seluruh perantau Minang di mana pun berada. “Mari kita ulurkan tangan, ringankan beban sanak saudara kita yang tertimpa musibah. Sekecil apa pun bantuan, sangat berarti bagi mereka.”
Dari lokasi terdampak, Firman—Kepala Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Pelambayan—menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Tim Perantauan Minang Kalimantan Barat yang juah datang untuk memberikan dukungan dan bantuan bagi kepada warga Pelambayan yang tegah mendapatkan ujian berupa banjir bandang.
Di antara lumpur dan puing-puing, bantuan ini bukan sekadar logistik. Ia adalah pesan bahwa Ranah Minang tidak sendiri. Bahwa di mana pun perantau berada, denyut kepedulian tetap berpulang ke kampung halaman—menjadi cahaya kecil yang menuntun harapan untuk bangkit kembali. ( De)
Editor : Berita Minang






