“Bela negara hari ini adalah bagaimana kita memastikan masyarakat tidak terseret arus informasi yang menyesatkan. Mahasiswa harus berada di garis depan, menggunakan kecakapan literasi digitalnya untuk memperkuat persatuan,” kata Wako Zulmaeta.
Ia menambahkan bahwa kampus merupakan ruang penting untuk melahirkan sikap kritis yang beretika, tidak mudah terprovokasi, dan mampu menyaring informasi secara objektif.
Zulmaeta menekankan tiga pilar yang perlu diperkuat mahasiswa dalam menghadapi dinamika nasional, yakni politik sebagai ruang penyampaian gagasan publik, bela negara sebagai komitmen moral menjaga keutuhan bangsa, dan kepemudaan sebagai fondasi kapasitas kepemimpinan.
Selain penekanan pada bela negara, Pemko Payakumbuh juga berkomitmen membuka ruang dialog dan kolaborasi dengan mahasiswa.
Editor : Medio Agusta






