Lebih lanjut Sekda menjelaskan, tingginya arus urbanisasi dari daerah tetangga dan keterbatasan lahan, menuntut tersedianya data perumahan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,
karena 70 persen wilayah Kota Bukittinggi yang dapat dihuni, ungkapnya.
Melalui SiRumi, kata, seluruh parameter kelayakan rumah, mulai dari kondisi fisik hingga aspek sanitasi, dapat terdata dengan baik.
Advertisement
Scroll ke bawah untuk lanjut membaca
"Data ini juga menjadi dasar penting untuk memastikan penyaluran bantuan sosial lebih tepat sasaran,"ungkapnya.Sementara Wakil Menteri PKP, Fahri Hamzah, mengapresiasi inovasi tersebut dan menekankan pentingnya keakuratan data perumahan.
Penulis / Wartawan: Berita Minang
Editor: Medio Agusta
Standar Redaksi & Kepercayaan (E-E-A-T): Berita ini ditulis oleh jurnalis Berita Minang dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh Medio Agusta sesuai Pedoman Media Siber Dewan Pers. Diterbitkan oleh PT Berita Minang Media Sumbar (Susunan Redaksi).





