“Untuk optimalisasi PAD dilakukan melalui digitalisasi dan perbaikan layanan, percepatan realisasi belanja modal, mitigasi risiko, serta perhatian pada isu publik seperti pengelolaan pasar, air bersih, sampah, UMKM, ketimpangan sosial, dan digitalisasi layanan publik",ungkapnya.
Secara keseluruhan, seluruh program Perubahan APBD 2025 disusun efektif, efisien, dan berpihak pada kepentingan publik, dengan kolaborasi berkelanjutan bersama DPRD,”ungkapnya
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ketua DPRD Bukittinggi, Syaiful Efendi, menyampaikan, hantaran serta jawaban wali kota ini, menjadi bagian dari landasan untuk pembahasan antara Pemerintah Kota dan DPRD Bukittinggi. Sehingga nanti, didapatkan hasil yang terbaik dalam melanjutkan roda pemerintahan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.“Kami dari DPRD tentu mengapresiasi jawaban dari Wali Kota atas pemandangan umum terhadap Ranperda APBD Perubahan 2025. Selanjutnya akan masuk tahapan pembahasan oleh Banggar dan TAPD. Semoga bisa diselesaikan dengan waktu yang tidak terlalu lama,” pungkasnya.( yus)
Editor : Medio Agusta






