IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Agar Tak Ada Orang Titipan, Publik Kawal Sampai Tuntas Seleksi KPID Sumatera Barat

Ketua Forum Masyarakat Sumbar Cinta KPID , Eko Kurniawan (kiri) ketika berada di Sekretariat KPID Sumbar. Foto: Dok.'
Ketua Forum Masyarakat Sumbar Cinta KPID , Eko Kurniawan (kiri) ketika berada di Sekretariat KPID Sumbar. Foto: Dok.'
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Hari ini, Rabu 10 september 2025 Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sumatera Barat melaksanakan ujian tertulis di gedung DPRD Propinsi Sumbar. Serangkaian proses seleksi akan jadi perhatian publik agar hasilnya tidak ada orang "titipan'.

Ketua Forum Masyarakat Sumbar Cinta KPID, Eko Kurniawan melalui reliase Rabu 10 eptember 2025 menyampaikan, seiring berjalannya waktu, maka kami dari Forum Masyarakat Sumbar Cinta KPID beberapa hari lalu juga sudah buat pengaduan masyarakat ke Tim Seleksi Timsel. Agar pengaduan masyarakat ini menjadi bagian bentuk kepedulian publik terhadap KPID itu sendiri lebih baik dari periode sebelumnya.

"Sama sama kita ketahui pada seleksi KPID periode 2021, berujung ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Padang. Akankah nasibnya KPID hari ini juga ke PTUN? Melihat potensi kemungkinan bisa saja terjadi," jelas lelaki yang juga seorang advokad ini.

Eko juga menambahkan bahwa KPID hari ini dapat tantangan pertama sebagai lembaga independen,isu non partisan masih pekerjaan rumah PR untuk timsel. Kata-kata dan tindakan nonpartisan tidak menunjukkan kesetiaan kepada partai politik mana pun.

Kedua, KPID 'tersandera 'dengan persyaratan itu sendiri hanya berupa pernyataan mundur dari jabatan di kepengurusan Parpol tanpa waktu jeda. Alangkah baiknya dalam persyaratan itu mundur dari kepengurusan Parpol minimal sudah lima tahun, seperti peraturan lembaga negara lainnya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Tantangan KPID ke depan tentunya makin lebih berat. Makanya kita masyarakat menyoroti persoalan non partisan. Masih ada kita temukan calon peserta seleksi hanya mengundurkan diri sehari dari partai politik ikut KPID. Secara etika tentu pro dan kontra akan terjadi," beber Eko.

Fungsi KPID sebagai lembaga perwujudan partisipasi masyarakat dalam penyiaran adalah mewadahi aspirasi dan mewakili kepentingan masyarakat akan penyiaran di Sumbar. Fungsi ini sejalan dengan azas pokok KPID sebagai lembaga yang bersifat independen, yang harus dapat melindungi masyarakat dari ketidakberdayaan menghadapi berbagai kepentingan.

Seleksi KPID Sumbar sudah dimulai sejak 30 juni lalu. Animo peserta begitu tinggi sampai 70 orang.Setelah ujian tertulis, maka akan ada seleksi wawancara, seleksi psikologi dan akan berakhir uji kelayakan dan kepatutan di Komisi I DPRD Propinsi Sumbar. (R/BM)

Editor : Marjeni Rokcalva
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH