YOGYAKARTA -- Hingga malam ini (22/2) dua murid kelas 7 SMP Negeri 1 Turi belum ditemukan oleh tim gabungan pascainsiden banjir bandang saat mereka menyusuri Sungai Sempor di Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta.
Agus Wibowo, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB, mengatakan, kedua murid tersebut belum berhasil ditemukan oleh tim gabungan yang mengakhiri operasi pencarian dan evakuasi hingga pukul 16.00 sore tadi. Meskipun operasi dihentikan, pemantauan di dam tetap dilakukan oleh tim gabungan. Aktivitas malam tersebut tidak direkomendasikan untuk operasi penyisiran maupun penyelaman. Dam yang menjadi fokus pencarian yaitu di Dam Matras, Bubrah, Lengkong, Polowidi, Watu Gajah, Gawar dan Tempuran Bedog. Pos Operasi telah menyusun rencana operasi hari ketiga yang akan berlangsung esok hari, pukul 06.30 WIB.
Tim gabungan sebanyak 45 lembaga melakukan pencarian dan evakuasi terhadap murid yang hanyut di Sungai Sempor sejak Jumat sore (21/2). Ke-45 lembaga tersebut bekerja di bawah kendali Pos Komando yang bertempat di SMP Negeri 1 Turi, Sleman, Yogyakarta.
Data Pusdalops per Sabtu siang (22/2) pukul 11.45 WIB mencatat total murid yang melakukan aktivitas ini berjumlah 249 murid dengan rincian kelas 7 sejumlah 124 murid dan dan kelas 8 sejumlah 125. Posko mencatat 216 murid selamat sedangkan 23 murid luka-luka dan 8 korban meninggal telah ditemukan.
Editor :






