IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Tim Dosen DBSI FBS UNP Laksanakan PKM di Kabupaten 50 Kota

Kegiatan PKM dosen FBS UNP dengan topik Strategi Pembelajaran Diferensiasi bagi guru-guru Bahasa Indonesia Madrasah Aliyah Kabupaten 50 Kota di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten 50 Kota, Sarilamak pada Rabu (30/7). Foto ET.
Kegiatan PKM dosen FBS UNP dengan topik Strategi Pembelajaran Diferensiasi bagi guru-guru Bahasa Indonesia Madrasah Aliyah Kabupaten 50 Kota di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten 50 Kota, Sarilamak pada Rabu (30/7). Foto ET.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Tim Pelaksana Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Dosen Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang melaksanakan kegiatan PKM dengan topik Strategi Pembelajaran Diferensiasi bagi guru-guru Bahasa Indonesia Madrasah Aliyah Kabupaten 50 Kota di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten 50 Kota, Sarilamak pada Rabu (30/7).

Demikian disampaikan oleh Ketua TIM PKM, Prof. Dr. Hasanuddin WS., M.Hum. kepada wartawan Beritaminang,com.

Lebih lanjut dijelaskan Prof. Hasanuddin WS, kegiatan PKM ini adalah kegiatan PKM pada skema Program Multidisiplin Kemitraan Masyarakat (PMKM) yang didanai melalui RKAT UNP tahun 2025.

Kegiatan dengan tajuk “Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Madrasah Aliyah dalam Merancang dan Menerapkan Strategi Pembelajaran Diferensiasi Kurikulum Merdeka” dilaksanakan selama dua hari pada 30—31 Juli 2025.

“Kegiatan PKM ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan kompetensi kepada guru tentang perancangan, penerapan, dan strategi pembelajaran diferensiasi,” ujar Prof. Hasanuddin WS.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Prof. Hasanuddin WS juga menjelaskan bahwa kegiatan PKM ini dilaksanakan dalam beberapa. Tahap awal dalam kegiatan ini adalah penyajian materi tentang konsep-konsep pembelajaran diferensiasi. Kemudian, dilanjutkan dengan merancang program pembelajaran berdiferensiasi. Selanjutnya, para peserta pelatihan (guru-red) diharapkan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi di kelas masing-masing.

“Kita sebagai Tim PKM mengharapkan para peserta mengimplementasikan pengetahuan dan kompetensi yang diberikan selama pelatihan di kelas masing-masing, terutama dalam menerapkan strategi pembelajaran berdiferensiasi,” tambah Prof. Hasanuddin WS.

Setelah pelatihan ini, kegiatan PKM juga dilanjutkan dengan program kegiatan pendampingan berkelanjutan dan diskusi-diskusi melalui tugas-tugas mandiri kepada para peserta.

Di samping itu, kegiatan PKM ini juga mendukung program The Sustainable Development Goal (SDGs), terutama poin Pendidikan Berkualitas (Quality Education), Kesetaraan Gender (Gender Equality), dan Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnership for the Goals). (ET)

Editor : Ermanto
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH