“Beberapa program kami dapat menjadi solusi atas berbagai permasalahan daerah. Salah satunya pengelolaan sampah plastik menjadi produk seperti batako dan paving block. Mudah-mudahan ini bisa diimplementasikan di Payakumbuh,” katanya.
Ia juga berharap kerja sama ini dapat membawa manfaat luas bagi masyarakat, khususnya dalam menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.
"Semoga kerjasama kita ini bisa membawa kebaikan untuk masyarakat," pungkasnya.
Serta turut dihadiri perwakilan dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) Shah Alam, Malaysia, khususnya dari Fakulti Sains Gunaan, yang menjadi bagian dari jejaring kerja sama internasional Universitas Abdurrab. (Do)
Penulis / Wartawan: Berita Minang
Editor: Medio Agusta





