PAYAKUMBUH– Pelatihan relawan Palang Merah Indonesia (PMI) yang digelar di Kota Payakumbuh secara resmi ditutup dengan hasil yang membanggakan. Seluruh peserta dinyatakan lulus tanpa ada yang mengalami kendala kesehatan maupun mengundurkan diri. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas relawan PMI dalam kesiapsiagaan dan tanggap darurat bencana.
Kegiatan pelatihan yang berlangsung selama sepuluh hari ini tidak hanya berjalan lancar, namun juga menunjukkan kedisiplinan tinggi dari para peserta. Mereka datang tepat waktu sebelum pukul 07.45 WIB setiap hari dan tetap mengikuti kegiatan hingga malam, termasuk sesi evaluasi dan review materi pelatihan. Pada malam terakhir, seluruh peserta bahkan menginap di markas PMI untuk mengikuti simulasi penanganan bencana yang dimulai dengan informasi awal pada malam hari.
Materi pelatihan mencakup berbagai aspek penting dalam dunia kepalangmerahan dan kebencanaan. Di antaranya adalah pengenalan Palang Merah Internasional dan PMI, manajemen relawan, manajemen penanggulangan bencana, assessment, pengenalan dapur umum dan logistik, hingga pelatihan pertolongan pertama dan simulasi penanganan korban dalam jumlah banyak.
Pelaksanaan simulasi juga mendapat dukungan dari relawan senior dan kunjungan dari PMI Agam, Bukittinggi, serta Lima Puluh Kota, yang menambah semangat dan antusiasme peserta.
Editor : Medio Agusta






