MAPPATTUNGGUL SELATAN - Memasuki hari kedua, Minggu (16/2/2020), pencarian satu orang lagi korban hilang akibat bencana alam galodo dan tanah longsor di Pintuai Nagari Muaro Sungai Lolo, Kecamatan Mapattunggul Selatan, belum membuahkan hasil.
"Benar, hingga pkl 18.00 Wib tim gabungan belum berhasil menemukan satu korban hilang atasnama Itimah," ujar Kapolsek Mapattungul, IPTU Markis.
Seperti diberitakan sebelumnya, satu korban atas nama Minas (46 th) sudah berhasil ditemukan kemaren dalam keadaan meninggal dunia, akibat tertimbun longsor. Sedangkan Uzi (18 th) ditemukan dalam keadaan kritis, dan Anton (33) menderita luka ringan, serta Harapan (43) mengalami luka cukup berat.
"Berhubung cuaca yang tidak memungkinkan dan beratnya medan di lokasi, maka pencarian korban Itimah dihentikan sekitar pukul 18.00 WIB dan rencananya dilanjutkan esok hari," kata Kapolsek.
Selain melakukan upaya pencaharian korban hilang, tim gabungan yang dipimpin Dandim 0305 Pasaman Letkol Inf. Ahmad Aziz, Kabag Ops Res Pasaman Kompol Irwan Santoso, bersama anggota TNI, POLRI, BPBD, Basarnas, Dinas Sosial, Sat Pol PP dan pihak Kecamatan Mapattunggul Selatan, serta dibantu masyarakat setempat, juga melakukan upaya evakuasi dan pembersihan material longsor.
Banjir Bandang Pasaman, PMI Sumbar Kirim Bantuan ke Sungai Lolo Mapattunggul Pasaman
Update Galoda Sungai Lolo Pasaman, Akses Jalan Terputus Warga Menginap di SD
Galodo Hantam Nagari Muaro Sungai Lolo Pasaman, Dua Orang Dilaporkan Tewas
Sementara pembersihan material yang menimbun akses jalan dari Sungai Tuar menuju Muaro Sungai Lolo, telah di kerahkan satu unit alat berat jenis Backoe loader milik Dinas PUPR Kabupaten Pasaman.
Editor : Berita Minang






