PADANG PANJANG - Pemerintah Kota Padang Panjang gelar rapat pengusulan Chatip Sulaiman sebagai pahlawan nasional dengan Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) di Aula VIP Balai Kota, Jumat (14/02).
Rapat tersebut berfungsi memberikan masukan dan pertimbangan dalam meneliti dan mengkaji usulan pemberian gelar Pahlawan kepada kepada Tokoh yang dianggap berperan penting dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
Walikota Padang Panjang yang diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Martoni, S.Sos, M.Si saat memimpin rapat tersebut mengatakan bahwa nama Chatib Sulaiman memang sudah tidak asing lagi ditelinga, pasalnya di Sumatera Barat saja nama tersebut digunakan sebagai nama jalan, nama gedung dan lain sebagainya.
"Itu merupakan penghargaan bagi Chatib Sulaiman yang telah berjasa pada zaman dahulu, dan untuk penghargaan kita telah sepakat untuk mengajukan nama beliau untuk terdaftar sebagai pahlawan Nasional," ujarnya.
Maka dari itu, melalui rapat yang dilakukan saat ini diharapkan mampu memberikan masukan dan saling berbagi untuk mengupas serta kilas balik tentang perjuangan yang telah dilakukan oleh Chatib Sulaiman sehingga tercapai hendaknya nama Chatib Sulaiman hadir sebagai Pahlawan Nasional.
Begitupun dengan salah seorang anak dari Chatib Sulaiman yakni Sudarman Chatib Datuak Barbanso, ia mengucapkan terimakasih atas perhatiannya terhadap pejuang Chatib Sulaiman.
"Besar harapan kami semoga, pejuang Chatib Sulaiman bisa terdaftar dalam nama Pahlawan Nasional," harapnya.
Perlu diketahui, gugurnya para pejuang kemerdekaan yang dikenal dengan Peristiwa Situjuah pada 15 Januari 1949 silam diantaranya ada 69 pejuang yang gugur dibantai Belanda, termasuk salah satunya Chatib Sulaiman
Menurut Sudarman Khatib Datuak Babangso, Peristiwa Situjuah adalah mata rantai yang tak bisa dipisahkan dengan eksistensi Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) 1948-1949 di Sumatera Tengah.
Editor :






