Melihat kondisi tersebut, dalam waktu dekat pihaknya bakal memanggil pemerintah daerah untuk hearing. Sebab, jika tidak ditangani serius, akan berdampak buruk bagi masyarakat di sekitaran kota.
"Ya, pasti. Dalam waktu dekat kami bakal agendakan. Jangan sampai rakyat jadi korban terus. Pemerintah harus hadir ketika rakyat membutuhkan," tegasnya.
Sementara, Kepala BPBD Pesisir Selatan, Herman Budiarto mengaku sudah melaporkan kondisi tersebut ke Dinas PSDA setempat. Sebab, diduga akibat tidak lancarnya drainse membuat di sejumlah titik tergenang banjir.
"Jadi saya minta, tolong (diperbaiki), mungkin sudah lama tidak dipelihara tentu sedimennya menumpuk dan terjadi pendangkalan," ungkapnya dilansir dari KLIKPOSITIF.
Ia menjelaskan, ruas jalan yang tergenang banjir cukup tinggi di Jalan Ilyas Yakub Painan, tepatnya di depan Hotel Adi Karya Painan, dan di sebagian ruas jalan di Jalan Darwis Painan, tepatnya disekitaran kaki Bukit Langkisau.
Sesuai data yang dihimpun BPBD Pessel, sejauh itu banjir yang merendam kawasan kota itu masih aman. Tidak ada korban jiwa, dan banjir-pun telah surut sejak pukul 17.30 WIB.
"Tadi kita hanya sempat mengevakuasi anak-anak ngaji ada di situ (area yang terdampak banjir). Kalau yang lain, boleh dikatakan aman-lah. Karena, banjir sekarang sudah surut," tutupnya.
Editor
Editor :






