IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Antisipasi Gagal Panen, Dinas Pertanian Dharmasraya Kumpulkan dan Edukasi Penyuluh Pertanian

Kepala Dinas Pertanian Dharmasraya, Darisman saat memberikan arahan kepada Penyuluh Pertanian se Kabupaten Dharmasraya, di Kantor Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Koto Baru, Rabu (31/1/2024). Foto: Dok.
Kepala Dinas Pertanian Dharmasraya, Darisman saat memberikan arahan kepada Penyuluh Pertanian se Kabupaten Dharmasraya, di Kantor Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Koto Baru, Rabu (31/1/2024). Foto: Dok.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

DHARMASRAYA - Pemkab Dharmasraya melalui Dinas Pertanian Dharmasraya melakukan edukasi kepada para Penyuluh Pertanian dalam rangka pencegahan bencana atau rusaknya lahan pertanian mengingat terjadinya cuaca ekstri dan potensi gagal panen.

Para penyuluh tersebut dikumpulkan di Kantor Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Koto Baru Dharmasraya, Rabu (31/1/2024).

Kepala Dinas Pertanian Dharmasraya, Darisman menyebutkan, hingga saat ini, Alhamdulillah belum ada dampak luar biasa terhadap sektor pertanian akibat iklim ekstrem, tapi kami melalui penyuluh tetap mendampingi petani sebagai langkah antisipasi, dan memastikan seluruh petani yang daerahnya rawan bencana agar pertaniannya terdaftar pada asuransi pertanian yang telah di subsidi APBD Dharmasraya.

Disebutkannya, secara berkala pihaknya melakukan pengawasan dan pendampingan kepada kelompok tani guna antisipasi dampak resiko bencana yang akan merusak lahan pertanian.

"Kami disiplin melakukan pengaturan jadwal tanam dan komoditas yang ditanam hingga potensi lahan rusak dan gagal panen bisa ditekan," ujarnya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Menurutnya Pemkab Dharmasraya, komitmen untuk meningkatkan hasil pertanian warga dengan terus memberikan sarana prasarana pertanian, termasuk subsidi ansuransi melalu dana APBD.

"Kita terus berupaya memberikan pelayanan terbaik ke petani agar mereka tidak merugi karena cuaca ekstrem yang berpotensi merusak," tambahnya.

Dinas Pertanian tambahnya, juga telah melakukan sosialisasi informasi kepada kelompok tani tentang gambaran prospek iklim di tahun 2024 dalam memulai produksi pangan, tinjauan outlook iklim global.

"Curah hujan disertai angin kecang di Dharmasraya juga perlu diwaspadai petani," pungkasnya. (TS/Eko)

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH