IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Gubernur Sumbar Bersyukur, Kualitas Ketahanan Keluarga di Sumbar Terus Membaik

Gubernur Mahyeldi dalam sebuah kegiaran di Padang, Senin (5/2/2023). Foto: Adpim Sumbar
Gubernur Mahyeldi dalam sebuah kegiaran di Padang, Senin (5/2/2023). Foto: Adpim Sumbar
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mengaku bersyukur Indeks Pembangunan Ketahanan Keluarga (IBangga) di Sumbar terus membaik dari tahun ke tahun. Menurutnya, itu bukti sejumlah program dan kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan ketahanan keluarga telah berjalan efesien dan efektif di Sumbar.

"Tahun 2022 lalu pesentase IBangga Sumbar 53,54 persen, Tahun 2023 naik menjadi 60,99 persen. Capaian ini menunjukkan Sumbar cukup berhasil dalam membangun kualitas keluarga masyarakatnya," ungkap Gubernur Mahyeldi di Padang, Senin (5/2/2023).

Dijelaskannya, IBangga telah digunakan secara nasional untuk mengklasifikasi status perkembangan pembangunan keluarga di setiap daerah kedalam 3 (tiga) kategori, yakni Tangguh, Berkembang ,dan Rentan.

Dengan capaian IBangga 60,99 persen pada Tahun 2023 telah menjadikan Provinsi Sumbar sebagai salah satu daerah di Indonesia berstatus berkembang dalam hal pembangunan keluarga atau berada dalam kategori sedang. Tidak dipungkiri, semua keberhasilan tersebut berkat adanya dukungan dari seluruh pihak, seperti BKKBN dan PKK.

"Syukurnya, dalam upaya pembangunan kualitas keluarga ini, Pemprov tidak berjalan sendiri. Kita mendapat dukungan signifikan dari PKK, BKKBN dan pihak terkait lainnya," ungkap Mahyeldi.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Senada dengan penjelasan Gubernur Mahyeldi, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumbar, Harneli Mahyeldi mengaku dukungan penuh dari organisasi yang dipimpinnya itu karena apa yang diperjuangkan sesuai dengan program TP PKK Sumbar, yakni untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dimulai dari unit terkecil, yakni keluarga.

Akibatnya, banyak program dapat disinergikan PKK dengan Pemerintah Daerah, mulai dari provinsi hingga kabupaten/kota. Apalagi secara diseminasi, sambungnya, Kader PKK tersebar luas di setiap daerah, bahkan mereka ada hingga di tingkat nagari.

"Secara kerja, banyak program yang kita sinergikan dengan pemerintah daerah untuk pemberdayaan keluarga. Terbaru, hal yang kita sinergikan adalah mendorong pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam bahan makanan sebagainupaya pemenuhan gizi," jelas Harneli Mahyeldi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Sumbar, Herlin Sridiani juga mengakui peran TP PKK Sumbar dalam menciptakan ketahanan keluarga yang berkualitas cukup signifikan.

"Selain dengan BKKBN, kita juga menjalin kemitraan strategis dengan TP PKK Sumbar. Alhamdulillah hasilnya sangat memuaskan," ungkan Herlin.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH