Padang Aro - Anggota DPRD Provinsi Sumbar dari Fraksi PKS, H. Nurfirman Wansyah, A. Pt. MM inginkan petani terus meningkatkan kapasitas diri dengan berbagai ilmu dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat petani.
" Kita ingin petani tersebut, betul-betul menjadi petani yang modern, dan mampu merambah pasar yang benefit, seperti sampai ke Mal (pusat perbelanjaan-red), hotel-hotel dan pasar modern lainnya," harap H. Nurfirman Wansyah pada ratusan petani dari Sangir lama (Kecamatan Sangir, SJJ, SBJ dan SBH) di Wisma Umi Kalsum Muara Labuh, Selasa (28/11/2023).
Bahkan Ia sangat menginginkan petani di daerah tersebut mampu bangkit dan berjaya melalui wadah koperasi petani yang akan menjadi jembatan usaha untuk menembus hasil panennya bisa di jual di pusat perbelanjaan (mal), sampai ke hotel dan pasar besar di Indonesia ini maupun sampai keluar negeri," pintanya.
Artinya, nanti koperasi inilah yang akan menjadi penyelamat para petani dalam mengatur harga hasil pertanian. Selain itu keberadaan koperasi akan menjadi mediasi harga dengan para pembeli yang berskala besar," tegasnya
Ia juga menginginkan petani tersebut, dari
H. Nurfirman Wansyah juga mengajak petani untuk terus berinovasi, baik melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan pemerintah, maupun melalui sekolah lapangan pertanian secara swadaya.
Berkumpulnya ratusan petani dari Kecamatan Sangir, Kecamatan Sangir Jujuan, Sangir Balai Janggo dan Kecamatan Sangir Batang Hari tersebut dalam rangka kegiatan ' Temu Peningkatan Kapasitas Petani ' yang dilaksanakan Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumbar bagi Petani di Solok Selatan.
Hadir saat itu, Kepala Dinas PTPH Prov. Sumbar diwakili Kepala Seksi Penyuluh Pertanian UPTD BPPP Devi Wirna, S.TP. M. AP dengan narasumber Ir. Kasma Iswari. M. Si dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Firmansyah, A. SP. M. Si BPSIP Sumatera Barat, dan Panitia Pelaksana, Ir. Salman Elfarisi. M.P.
Sementara itu, Ir. Salman Elfarisi selaku panitia pelaksana kegiatan menjelaskan, bahwa pelaksanaan kegiatan temu petani itu akan di ikuti oleh 100 orang petani dari Kecamatan Sangir, Kecamatan Sangir Jujuan, SBJ dan Kecamatan Sangir Batang Hari.
Editor :






