Ia berpesan kepada pengelola untuk menulis berita sebagai kegiatan pelayanan kepada pembaca dan memperlakukan pembaca sebagai tamu yang harus dihormati. Baginya, menulis berita berarti melayani pembaca.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Media adalah rumah, wartawan adalah tuan rumahnya, sedangkan pembaca adalah tamu. Jika bahasa yang disajikan tuan rumah begitu belepotan, tamu merasa tidak dilayani dengan baik dan merasa tidak nyaman. Pada akhirnya muncul pertanyaan: Mengapa pembaca harus bertahan berada di media yang memberikan pelayanan buruk, sementara ada ribuan pilihan media untuk ia baca?," katanya. MR
Editor :







