MENTAWAI - Sudah menjadi aturan tidak tertulis jika kursi dan lorong pintu keluar bagian belakang kapal cepat MV. Mentawai Fast adalah tempat khusus untuk pasien rujukan rumah sakit / puskesmas yang akan dibawa ke Kota Padang.
Sejak pertama kali berlayar tahun 2014, pasien rujukan memang tidak pernah dipungut biaya sepeser pun. Di Dermaga Muara Padang kami juga menyediakan mobil ambulans untuk kondisi darurat, ucap William Iskandar, Direktur Kapal Cepat MV. Mentawai Fast, Kamis (31/8/2023).
Kapal cepat ini berlayar rute Padang-Mentawai dengan tujuan tiga pulau berbeda setiap harinya. Jika penumpang reguler dikenakan biaya tiket Rp 280.000 per orang, maka pasien rujukan dan tenaga kesehatan pendamping tidak dikenakan biaya.
Sampai sekarang (2023-red) belum pernah ada klaim nota pembayaran untuk pasien rujukan dari pemilik kapal MV. Mentawai Fast ke Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai atau ke dinas kesehatan sendiri, ucap Desti Seminora, selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Mentawai, kepada Beritaminang.com.
Ini adalah refleksi gotong royong dunia usaha yang ambil bagian untuk mempermudah masyarakat menuju layanan kesehatan.

Kapal cepat MV Mentawai Fast memasuki Pelabuhan Muara Padang usai menempuh 82 Mil perjalanan laut dengan waktu tempuh 3-4 jam di Kota Padang, Sumbar, Selasa (18/7/2023). (Beritaminang/Adi Prima)
Ringankan Biaya Menuju Layanan Kesehatan
Jika dihitung, tarif sewa speed boat Padang-Mentawai Rp 10.000.000, biasanya masyarakat terpaksa harus menyewa speed boat karena darurat atau sedang tidak ada jadwal kapal reguler, ucap Isman Fajar, pemilik Boat Carter Fajar, di Tuapeijat, Sipora, Kepulauan Mentawai, yang sering antar jemput pasien Mentawai-Padang atau sebaliknya.
Di daerah terluar dan terpencil yang masih minim infrastruktur dan akses seperti di Kabupaten Kepulauan Mentawai, sinergi pemerintah dengan badan usaha pelaku transportasi bisa menjadi solusi untuk menyukseskan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). (Beritaminang/Adi Prima)
Editor : Marjeni Rokcalva






