BUKITTINGGI - Untuk meningkatkan ekonomi perempuan di Bukittinggi, Pemko setempat melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) menggelar pelatihan kuliner.
Kegiatan tersebut digelar di salah satu hotel di Kawasan Garegeh Bukittinggi dari, Senin (29/05) sampai Kamis (01/06).
Kegiatan yang dibuka Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, diwakili Kepala DP3APPKB Bukttinggi, Nauli Handayani itu, terlaksanakan berkat dukungan dana Pokir anggota DPRD Bukittinggi,Edison Katik Basa.
Menurut Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, melalui Kepala DP3APPKB Bukttinggi, Nauli Handayani mengatakan, Pemko Bukittinggi terus berupaya memberikan perhatian pada masyarakat, khususnya untuk peningkatkan kesejahteraan.
Menurut data, perempuan yang bekerja di Kota Bukitinggi berdasarkan profil gender ibu dan anak tahun 2022 sebanyak 29.510 orang, sedangkan laki-laki sebanyak 38.368 orang. Angka ini menunjukkan, hampir sama banyak pelaku usaha perempuan dan laki-laki.
Dikatakan nya, pelatihan ini, merupakan salah satu kegiatan advokasi kebijakan, pendampingan peningkatan partisipasi perempuan dan politik, hukum, sosial serta ekonomi tahun 2023. Selain memberikan pelatihan, peserta juga dibantu pengadaan barang untuk usaha. Kegiatan ini, diikuti oleh 24 peserta perwakilan dari Dasawisma, setiap kelurahan se Kota Bukittinggi.
"Terima kasih kepada Bapak Edison Katik Basa, yang telah menganggarkan kegitan ini melalui pokirnya tahun 2023 ini. Selain pelatihan, peserta juga diberikan bantuan berupa sarana penunjang untuk kegiatan pelatihan nantinya," ungkapnya.
Sementara anggota DPRD Bukittinggi, Edison Katik Basa, mengatakan, pelatihan dalam rangka penguatan dasawisma untuk menunjang program PKK ini, sangat dibutuhkan.
Tujuannya, memberikan pembekalan kepada peserta, sebagai upaya memberdayakan dasawisma untuk menjadi tonggak perekonomian dalam rumah tangga.
Editor :






