IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

DIhadiri Mendes PDTT dan Bupati Safaruddin, Prof.Ganefri Bergelar Dt.Djunjungan Nan Bagadiang

Bupati Safaruddin saat menghadiri Alek Batagak Pangulu Rektor UNP Prof Ganefri di VII Koto Talago,minggu (20/05) Foto : Dok Do
Bupati Safaruddin saat menghadiri Alek Batagak Pangulu Rektor UNP Prof Ganefri di VII Koto Talago,minggu (20/05) Foto : Dok Do
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

LIMA PULUH KOTA - Suku Banuhampu VII Koto Talago Baralek Gadang, Rektor Universitas Negeri Padang sekaligus Tokoh Pendidikan Limapuluh Kota Profesor Ganefri dilewakan gelarnya hari ini, Sabtu, (20/05/2023).

Tidak hanya Prof Ganefri, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar yang hadir langsung menyaksikan penyematan gelar adat tersebut turut dianugenugerahkan gelar kehormatan 'Sutan Khalifah'. Bertempat Rumah Gadang Suku Banuampu, Jorong Talago, Nagari Tujuah Koto Talago, Prosesi itu disaksikan langsung oleh Anggota DPR RI Arteria Dahlan, Anggota DPD RI Ema Yohana, Ketua DPRD Provinsi Sumbar Supardi, Wakil Gubernur Audy Joinaldy, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt.Bandaro Rajo bersama ketua TP PKK Nevi Safaruddin, Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar, Pj.Walikota Payakumbuh Rida Ananda, Kapolres Limapuluh Kota dan Kapolres Payakumbuh AKBP. Ricardo Conrat Yusuf dan AKBP Sri Wahyuni Lestari, Sekretaris Daerah Widya Putra, dan sejumlah civitas akademika UNP.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy dalam sambutannya mengatakan, jika berbicara Datuak sebagai Pucuak tertinggi di sebuah kaum, banyak proses dalam mencapai gelar tersebut, sepak terjang Prof.Ganefri sudah tidak diragukan.

"Track recordnya sebagai salah satu tokoh pendidikan di Sumatera Barat bahkan Indonesia telah dibuktikannya selama ini, banyak inovasi yang lahir dari pemikiran Prof.Ganefri dalam pembangunan UNP bahkan Sumatera Barat, untuk itu gelar ini sangat pantas diberikan kepadanya," ucap Wagub Audy.

Diharapkannya, Prof.Ganefri yang bergelar Dt.Djunjungan Nan Bagadiang mampu membimbing anak kemenakan dan makin banyak melahirkan inovasi-inovasi dengan tetap menjaga adat istiadat serta mampu menjalin koordinasi dan kolaborasi dengan Pemerintah.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Menteri Abdul Halim Iskandar yang akrab disapa Gus Halim dalam sambutannya mengakui begitu kentalnya adat istiadat di Ranah Minang. "Tidak hanya adat istiadat Minangkabau yang saya kagumi, tetapi tokoh-tokoh yang berasal dari Minangkabau berperan besar dalam perjalanan bangsa dan mahsyur sampai ke luar negeri serta memiliki jaringan diplomasi yang sangat luas," ungkap Gus Halim. Ia pun merasa bahagia menjadi bagian dari salah satu prosesi adat sakral yang diselenggarakan hari ini.

Selain itu, Gus Halim mengajak masyarakat Minangkabau kompak untuk mempertahankan adat istiadat walaupun telah berubah zaman. "Prinsipnya adalah pembangunan harus berakar dari adat istiadat setempat. Ayo pertahankan dan kembangkan Budaya Minangkabau," ajak Gus Halim.

Gus Halim menyatakan, di tahun 2023/2024, Kabupaten Limapuluh Kota akan direncanakan jadi tuan rumah Hari Desa Wisata Nusantara di Limapuluh Kota.

Mengamini Menteri dan Wagub, Bupati Safaruddin ketika diberikan kesempatan memberikan sambutan mengatakan, peran Niniak Mamak di tengah masyarakat sangat penting dalam kehidupan masyarakat Minangkabau.

"Seorang Penghulu berperan penting dalam pembangunan adat dan nagari, disamping bertanggung jawab memajukan dan mensejahterakann masyarakatnya. Diharapkan Prof.Ganefri Dt.Djunjungan Nan Bagadiang mampu memangku tanggung jawab tersebut," ujarnya.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH