Risnawanto menjelaskan bahwa berdasarkan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) Tahun 2022 terdapat 30.084 keluarga, atau setara dengan 146.145 jiwa, tersebar pada desil 1-4, yang merupakan sasaran program penanggulangan dan penghapusan kemiskinan ekstrem di daerah.
Baca juga: Wabup M. Ihpan Turun Langsung ke TPS, Pastikan Pilwana Koto Balingka Berjalan Aman dan Lancar
"Angka ini termasuk keluarga yang sangat miskin dan keluarga yang rentan miskin karena berbagai masalah seperti kekerasan, pailit, bencana, atau karena besarnya tanggungan, seperti anak-anak usia pra-sekolah dan lansia," jelasnya.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ia juga mengungkapkan bahwa masih banyak kendala yang dihadapi dalam upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Pasaman Barat, seperti kurangnya sinkronisasi dan sinergitas, belum seragamnya basis data yang digunakan, kurangnya pemantauan dan evaluasi terhadap program penanggulangan kemiskinan. (DE)
Editor : Marjeni Rokcalva







