IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Jelang Lebaran Idul Fitri stok Pangan Aman, Pedagang Pakaian Sepi Pembeli

Wako Deri Asta dan Wawako H.Zohirin Sayuti saat peninjauan kenaikan harga kebutuhan pangan di pasar Sawahlunto beberapa waktu silam. Tingkat daya beli masyarakat menurun akibat ekonomi yang belum pulih pasca pandemi COVID-19. (Foto : Prokopim)
Wako Deri Asta dan Wawako H.Zohirin Sayuti saat peninjauan kenaikan harga kebutuhan pangan di pasar Sawahlunto beberapa waktu silam. Tingkat daya beli masyarakat menurun akibat ekonomi yang belum pulih pasca pandemi COVID-19. (Foto : Prokopim)
PT GITO PERDANA SEJAHTERA
SAWAHLUNTO- Pemerintah Kota Sawahlunto memastikan ketersediaan pangan untuk menghadapi hari Raya Idul Fitri 1444 H dalam posisi aman. Meski demikian, jika terjadi kenaikan harga berbagai kebutuhan pangan diluar harga normal yang tinggi pemerintah akan menerapkan skema operasi pasar, tetapi saat ini stok cukup tersedia sehingga tak ada yang perlu dikuatirkan.


Pernyataan itu disampaikan Walikota Deri Asta dalam keterangan pers-nya di ruang pertemuan Balai Kota setempat, Selasa (18/4/2023) yang dihadiri Wakil Walikota H.Zohirin Sayuti, Sekdako Ambun Kadri, Asisten III Halomoan, Kadis Kominfo Nova Herizon, Kadis Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Heni Purwaningsih, dan Kadis Pariwisata Pemuda dan Olahraga Adri Yusman.


Deri Asta mengungkapkan, ketersediaan pangan seperti beras, minyak goreng, dan bahan kebutuhan lainnya cukup, hanya saja memang terjadi kenaikan harga dari beberapa komoditi pertanian di pasar lokal tetapi masih dalam tingkat kewajaran karena adanya peningkatan kebutuhan yang cukup banyak menjelang Idul Fitri 1444 H.


Untuk harga beras jenis KW 1 harga pasar rata-rata Rp16 ribu per kilonya sedangkan beras KW II dijual diangka kisaran Rp 15 ribu. Khusus Untuk Sawahlunto, kebutuhan beras perbulannya mencapai 440,38 ton yang dikonversi sama dengan kebutuhan beras perkapita diangka 81,1 kilogram per tahun.


Ditambahkan Kadis Ketahanan Pangan Heni Purwaningsih untuk ketersediaan pangan pihak pemerintah kita memiliki stok pendamping sekitar 20 persen. Seperti halnya beras lokal Sawahlunto cukup memenuhi kebutuhan konsumen menghadapi lebaran tahun ini karena ada sekitar 880 hektar sawah petani yang dengan produksi berasnya mencapai 5.627 ton, sedangkan kebutuhannya hanya sekitar 1.760 ton.


Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH