IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

DPRD Pasaman Barat Gelar Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI

DPRD Pasaman Barat Gelar Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI(16/08/23)Foto : ade
DPRD Pasaman Barat Gelar Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI(16/08/23)Foto : ade
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PASAMAN BARAT -- Dewan Perwakila Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman Barat menggelar rapat Paripurna Istimewa dalam rangka mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) RI yang ke 78 tahun di ruang rapat DPRD Padang Tujuh Kabupaten Pasaman Barat, Rabu (16/08/2023).

Rapat paripurna istimewa tersebut dibuka langsung oleh Wakil Ketua DPRD Pasaman Barat H. Daliyus K, dan dihadiri oleh Bupati Pasaman Barat H. Hamsuardi, Wakil Bupati Pasaman Barat H. Risnawanto, Forkopimda, Kepala OPD dan undangan lainnya.

Daliyus menyampaikan, rapat paripurnna istimewa hari ini, merupakan rapat Paripurna Istimewa, masa sidang ke-3 DPRD Kabupaten Pasaman Barat tahun 2023.

Usai rapat dibuka dan terbuka untuk umun, pimpinan rapat langsung mengarahkan peserta rapat untuk mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia, dalam rangka HUT RI yang ke-78 tahun secara daring dari beberapa monitor yang sudah disediakan di dalam ruangan rapat.

Dalam pidatonya, Presiden RI Jokowi menyampaikan berbagai isu, mulai dari permasalahan rakyat hingga perekomonian, hilirisasi, serta perkembangan penanganan stunting di Indonesia.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Pada Sidang Tahunan MPR, DPR, dan DPD RI, Jokowi juga menyinggung budaya santun budi pekerti luhur di Indonesia yang mulai memudar.

"Apapun bisa sampai ke Presiden. Mulai dari masalah rakyat di pinggiran sampai kemarahan, ejekan, bahkan makian dan fitnahan. Bisa dengan mudah disampaikan," katanya.

"Tapi yang membuat saya sedih budaya santun budi pekerti luhur bangsa ini, kok kelihatannya mulai hilang? Kebebasan dan demokrasi digunakan untuk melampiaskan kedengkian dan fitnah. Polusi di wilayah budaya ini sangat melukai keluhuran budi pekerti bangsa Indonesia. Memang tidak semua seperti itu," lanjutnya.

Jokowi pun menyerukan masyarakat untuk menjaga mentalitas sekitarnya, sehingga Indonesia bisa tetap melangkah maju, menjalankan transformasi menuju Indonesia Emas 2045.

"Ini yang bolak balik saya sampaikan di setiap kesempatan. Bahwa Indonesia saat ini punya peluang besar. Untuk meraih Indonesia Emas 2045 meraih posisi jadi 5 besar kekuatan ekonomi dunia dan tidak hanya peluangnya saja. Tapi strategi untuk meraihnya sudah ada, sudah dirumuskan. Tinggal apakah kita mau memfokuskan energi kita untuk bergerak maju atau justru membuang energi kita untuk hal-hal yang tidak produktif, yang memecah belah," tambah Jokowi.

Editor : Marjeni Rokcalva
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH