IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Sempat Terputus Akibat Longsor Cukup Besar, Jalan Kubang - Lunto Sudah Bisa Dilewati

Jalan utama Desa Kubang ke Desa Lunto kembali dapat dilewati setelah tim BPBD dibantu Dinas DPKP2LH dan Dinas PUPR dibawah komando Wawako H. Zohirin Sayuti berhasil menyingkirkan sekitar 1000 meter kubik material tanah longsor di Dusun Batu Tajam, Desa Kubang Tangah. Ahad 2 /4/2023.(Foto : Iyos)
Jalan utama Desa Kubang ke Desa Lunto kembali dapat dilewati setelah tim BPBD dibantu Dinas DPKP2LH dan Dinas PUPR dibawah komando Wawako H. Zohirin Sayuti berhasil menyingkirkan sekitar 1000 meter kubik material tanah longsor di Dusun Batu Tajam, Desa Kubang Tangah. Ahad 2 /4/2023.(Foto : Iyos)
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

SAWAHLUNTO - Sekitar 1000 meter kubik material tanah longsor menutupi jalan utama Desa Kubang - dengan Desa Lunto di Dusun Batu Tajam, Desa Kubang Tangah, Kecamatan Lembah Segar, Sawahlunto. Akibat bencana tersebut, tidak satupun kendaraan bisa lewat sebelum alat berat bekerja menyingkirkan tanah longsor itu.

Kepala Desa Kubang Tangah Rice saat dikonfirmasi Ahad, (2/4/2023) mengatakan, longsor terjadi sekitar pukul 01.40 WIB pada hari Sabtu (1/4) dinihari disaat hujan gerimis mengguyur desa penghasil buah-buahan tersebut.

Rice menyebutkan, tidak ada korban jiwa, hanya saja transportasi terputus karena badan jalan tertutup penuh material longsoran yang diperkirakan lebih sekitar 1000 M3. Namun pada Sabtu siangnya, sebut Rice, jalan dapat dilalui setelah tanah dapat disingkirkan untuk sekedar dapat dilewati para pejalan kaki dan sepeda motor.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sawahlunto Dodi Ardona, M.Si mengatakan, pihaknya Ahad (2/4) ini akan menuntaskan penyingkiran material tanah yang menutupi badan jalan sehingga dapat dilalui semua kendaraan. Ada dua unit alat berat excavator berukuran besar dan kecil dikerahkan sehingga dapat mempercepat evakuasi tanah yang menutupi permukaan jalan.

Yatrison, seorang warta setempat mengatakan, akibat longsor besar menutup jalan dan tak bisa dilewati, maka warga terpaksa mencari jalan alternatif untuk bisa dari dan ke Sawahlunto melalui Jalan Desa Pasar Kubang kemudian turun di Desa Silungkang Tigo. Alternatif lainnya, ucap Yatrison, bisa melewati Dusun Guguak Pauah dan Dusun Sonsek keluarnya di Mudik Air, Kelurahan Kubang Sirakuk Utara.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Wakil Walikota Sawahlunto H.Zohirin Sayuti didampingi Asisten Pembangunan Marwan yang juga sebagai Plt Kadis PUPR, Kaban BPBD Dodi Ardona, Kadis Lingkungan Hidup DPKP2LH Adrius Putra mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati melewati jalan rawan longsor ditengah cuaca ekstrim saat ini.

Menurut Zohirin, longsor tidak dapat diprediksi kapan terjadi, namun kewaspadaan masyarakat diperlukan karena jalan di daerah Nagari Kubang ini cukup diperhitungkan akan terjadinya bahaya longsor. Apalagi, tuturnya, jalan utama Kubang - Desa Lunto ini baru siap di perlebar sehingga terbentuk tebing-tebing baru dengan penyangga yang belum kokoh.

"Kami menghimbau agar warga mewaspadai bahaya longsor yang bisa terjadi kapan saja ditengah kondisi cuaca ekstrim saat ini. Apalagi ketika melewati daerah-daerah rawan longsor seperti lokasi pelebaran jalan yang membentuk tebing-tebing baru dengan trap yang minim dan mudah runtuh." Ungkap Zohirin.

Kadis DPKP2LH Adrius Putra menambahkan, pihaknya turut menurunkan anggota dan uni kendaraan truk untuk membantu mempercepat evakuasi tanah, sehingga berkat kerja keras tim terdiri dari BPBD didukung pengerahan alat berat dari Dinas PUPR dan BPBD jalan sudah dapat dilalui kendaraan sekitar pukul 9.30 WIB tadi pagi. (Iyos/MR)

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH